Archive for March, 2007

merepih alam .

Thursday, March 29th, 2007

merepih alam
di malam berselubung kabut kelam
wajah pun meredup tercermin haus cahaya
meremang gulana
menatap reruntuhan dalam duka

kunanti fajar
berkawan angin malam
merindukan belaianmu oh asmara, oh asmara
insanmu menanggung rindu

oh asmara
benamkan diriku dalam dekapan tanganmu yang hangat
penyegar cita rasaku
bukakan pintumu
kan kujelang ke pelita hidupku

bawa aku serta
berlayar menuju pantai harapan
bersamamu oh asmara, oh asmara
insanmu menanggung rindu . . .

saia terlalu letih. terlalu bosan. dan terlalu malas. untuk sekedar menunggu satu jam lagi. sudah cukup saia menghabiskan hari-hari kelam yang lalu. untuk meyakinkan pada diri saia bahwa saia masih punya kesempatan. yang mungkin tidak bisa dibilang besar dan terlalu kecil.
haruskah saia bernyanyi seperti itu?
haruskah saia meneriakkan itu?
haruskah saia mengatakannya keras-keras agar dia menoleh dan tahu bahwa saia masih di sini untuk melihat ke arahnya??

catatan kecil .

Sunday, March 25th, 2007

malem smuanyah . . .
maaf lama gak ngisi. hoho. gag ada cerita. payah. gak berkesan. atau sebenernya males nulis? ahai! pintar nian tebakannya . .
mari-mari.
saia sdang ingin membicarakan hidup. hidup sbg seorang manusia yg kadang gak jelas mau ngapain.
yg mao ngikud boleh terus. yg kepalanya langsung ketiban beton setelah baca ini, mangga atuh . . . menyingkir skarang juga drpd pingsan di tempat.
yah. kadang hidup itu gak penting. tapi lebih sering lagi kita asoii aja ngejalaninnya. biarpun sdikit bgt yg berterima kasih atas hidup yg kita terima . .
saia sebenernya bukan org yg ahli ngomong beginian. tapi lmyn lah! buat kilik2 kuping sampeyan2 sebelum pada merem.
saia suka ngerasa kasihan aja.
sama org yg bilang klo idupnya udah mentok.
emangnya mereka tau apa, sampai kapan mereka bisa idup? sampai kapan mereka bisa bernafas n ngeliat smuanya ini? dan berapa lama lagi mata mereka masih bisa ngeliat matahari?
mentok dimananya coba?! bolehlah, ngerasa desperado suatu saat. tapi jujur, saia paling benci sama kata mentok. kaya gak ada kata2 laen aja.
tersesat kek, kepleset kek, atau apa gitu . . .
dan kegagalan sebenernya bukan alasan untuk sekedar berhenti dan berpikir bahwa hanya org lain lah yg bisa melakukannya.
mereka yg pada bilang mentok itu tadi, sebenernya bisa. cuman mungkin belon waktunya aja. klise emang, tapi itu bukan kesempatan untuk berleha-leha dan bermanja-manja dengan waktu.
inget-inget aja, waktu itu bisa berlari sesuka mereka. tanpa mikirin kita ikut terngah-engah atau tidak. dan ia bisa berjalan teramat pelan agar kita masih punya banyak kesempatan untuk membuka diri.
harusnya tembok itu bisa didobrak. shg gak ada lagi tulisan mentok. tembok itu bisa dihancurkan seketika dgn kekuatan tekad n keyakinan klo ketidakberhasilan saat itu tidak akan menghancurkan segalanya.
cuman bedanya,
ada orang yg mao manjat atau ngedobrak tembok itu, ada juga yg cuman senderan sambil nangis bawang bombay . . .
ada benernya kalo orang2 yg dibilang pinter itu ngomong, ‘hidup itu pilihan. tergantung kemana aja kita buka pintu berikutnya . . . ‘
saia juga bukan orang yg sempurna. saia bukan orang yg tidak pernah patah semangat. saia bukan orang yg selalu berhasil. tapi setidaknya saia mau berusaha.
saia bukannya gak pernah menangis karena kegagalan.
saia malah sering berkata kalo gak ada yg menginginkan dan membutuhkan saia di dunia ini. cuman setelah itu saia berani utk coba lagi meski lebih menyakitkan.
keliatannya saia emang rese.
banyak ngomong, dan seolah menggurui.
tapi coba deh liat kebelakang,
udah dicoba belum jadi orang yg lebih baek dr sebelumnya??
kalo belum,
nanti dulu deh marah2 sama saia.
mending kita coba bareng-bareng. siapa tahu malah dapet jalan yg medannya lebih ringan. ya gak, beib??

super seru!!

Sunday, March 18th, 2007

huah . . . ! akhir minggu yg menyenangkan untuk seorang aya! setelah kepenatan menghimpit selama nyaris satu minggu, mid semester yg super sucks itu akhirnya pergi juga! banyak yg seru akhir minggu ini!! mao tau?? boleh-boleh . . . yasudah! dari pada cuap cuap gag jelas, mendingan langsung sajah kita beberkan  . . .

#1 Melarikan Diri!

weits!! ide yg menarik untuk dicoba : MELARIKAN DIRI DARI KEJARAN WAKASEK!
udda pernah coba lum?? kmaren, saia dan lima orang teman kucing2an sama wakasek yg rada2 gag b’perasaan satu itu! *pip!maav dilarang sebut merek!* dr samping arbag, lari2 ke blkng t4 anak2 cowok biasa kongkow, trus lari ke lapangan basket. nyaris selamat, tapi kedengeran suara si bapak satu itu! buru2 cabut n akhirnya . . . . MENDEKAM DI RUANG GANTI CEWEK YG SUPER PENGAP!! huohohohohoho . . . lelah pun terbayarkan dengan kelegaan yg teramat sangadh . . .

#2 Pergi Ke Amplaz

wahai teman2 . . . setelah seminggu gak kmana-mana, rasa2nyah amplaz jd tempat paling menyenangkan sedunia! bagai menemukan air di padang gurun lah puitisnya! seru banget! apalagii nii, kmaren ntu pake acara ditraktir sama kawan saia nan baek hati!! hohohohoho . . . ya meskipun sempet mbathank gara2 lum pada dateng n musti ngebeli lemonade seharga dlapan ribu perak! smua terbayar . . . kmaren seru2an! eh . . . , ketemu temen2 yg laen! gag disangka gak diduga . . . asiikk skalii deh pokoknya!! speak-speak . . . SAIA MASIH PENGEN KABUR KE AMPLAZ LAGII!!

#3 Latihan Basket
menghadapi hexos, saia jd kudu latihan basket mulu! tapi biarin . . . capek2 seru juga tuh! tereak2 kenceng bgt, menghempas segala beban!! meski sempat cedera di tangan dan berdarah-darah . . . saia senang sangadh!! ayo ayo berjuang kawan!! pertandingan tlah di depan mata!! jangan mau menyerah begitu sajah!! yeah!! we can do it!!

huff . . . cukup panjang bukan perjalanan saia?? kepengen?? iri?? sirik?? huahahahahahha . . . gag perlu lagi!! triknya cuman satu : PUNYA BANYAK TEMEN YG BISA DIAJAK KOMPAKAN!! pasti bisa bikin acara2 yg super duper gokil!! mao coba??

jelas saia merindukannya . . .

Saturday, March 3rd, 2007

sebenarnya ,
bukan waktulah yg salah. dan jg bukan keadaan yg gak tepat. alesannya cuman satu, kita kurang beruntung aja. bukan lalu menyalahkan situasi sekarang. bukan kemudian mencaci-maki semua yg terjadi.

mungkin semuanya nggak tepat.
saia dan anda dipertemukan cukup sebagai kawan. naik turun persahabatan sudah sewajarnya menemani. tapi bukan itu yg saia maksudkan.

terkadang, sudah berusaha sedewasa mgkn,
saia masih saja merengek-rengek akan kehadiranmu.
dengan bodohnya, saia masih mengharapkan kamu.
padahal jelas sudah, bahwa saia harus belajar untuk berdiri sendiri di atas bumi ini.

waktu yg berputar seharusnya bisa memutar otak saia juga. tetapi yang terjadi malah sebaliknya, otak saia tak bergerak sedikitpun. hingga saia harus bekerja ekstra dua kali lipat untuk melupakan bayanganmu.

yah . . . ,
bagaimanapun, kita tetaplah hanya teman. tak akan lebih. kalau pun lebih, mungkin hanya sebatas sahabat. setidaknya, terimakasih atas semua kehadiranmu selama ini. atas semua senyum yang mampu mempercerah hari saia. atas segala kebaikan yang telah ditujukan kepada saia. saia berjanji, tidak akan pernah mencoba mengusik kamu lagi . . tidak akan mengganggu meski untuk keadaan terberat sekalipun . . .

dan ketika semuanya itu datang,
maka ia akan berhenti mengejar sang cahaya . . .
lalu sejenak mendekam dalam diam.
mengunci mulut rapat-rapat,
mencoba memaknai setiap kata yang terlontar keluar
bersama dengan deru angin yang tak terelakkan . .
namun kemanakah kakinya harus melangkah?
saat tiada satupun yang berdiri di sampingnya?
saat semua di dunia ini menjadi terlalu absurd untuk dibaca?
dan sinar itupun menghilang cepat,
mengaburkan pandangan mata . .
melesat membawa seluruh mimpi dan harapan,
ia hanya ingin bebas.
hanya ingin merasa merdeka.
tanpa tekanan dan paksaan.
tanpa desakan dan tuntutan.
namun tak ada yang mau peduli.
entah sekarang, nanti maupun esok hari . .
lalu dimanakah cinta?
tersembunyikah ia yang bernama sayang?
yang ada hanya dia sendiri . . .
tertinggal dalam sepi . . .
mengobati semua luka yang sempat tergores . . .
maka kutanya padamu,
tahukah engkau tentang dia?
pernahkah engkau mengenalnya?
sempatkah kau melihat ke arahnya?